Learning To Be A Good Wife

Bismillahirrohmanirohim….
Selalu memberikan masukan kepada suami
Tidak jarang seorang suami tidak mengetahui apa yang harus dilakukannya setelah mereka berumah
tangga. Oleh karena itu, yang pertama harus dikerjakan seorang istri adalah membantu memperjelas
angan-angan dan keinginan yang ada dalam benak suami. Seorang istri harus membantu suaminya
mengetahui apa target yang dikejar dalam kehidupannya. Tentu dengan bahasa yang baik dan spoan,
tidak seolah-olah menggurui.
Membantu suami merancang target baru
“Jika kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,”
(QS al-Insyirah : 7)
Bila suami telah berhasil merealisasikan tujuan yang dikehendakinya, istri harus menyampaikan pada
suaminya bahwa keberhasilan suatu tujuan bukan akhir dari segala-galanya. Tapi, keberhasilan suatu
target adalah awal langkah mengejar target yang lain. Yang penting disampaikan kepada suami adalah
bahwa janganlah takut tidak berhasil mengejar suatu target.
Mendampingi suami hingga berhasil meraih target
Tindakan logis yang dilakukan oleh setiap istri yang berpikir cemerlang sewaktu berada di samping
suaminya adalah membantunya dengan kata-kata yang baik, memberikan senyuman yang memotivasi,
dan mendorongnya terus-menerus untuk merealisasikan semua target yang diharapkannya. Setiap
keberhasilan yang diraih bukanlah milik sendiri, melainkan milik mereka berdua.
Menghidupkan semangat dan harapan suami
Di antara ciri khusus istri cerdas adalah selalu berusaha membangkitkan semangat dan menghidupkan
harapan dalam diri suaminya, begitu pula pada anaknya, saudaranya, atau ayahnya sekalipun.
Janganlah sekali-kali seorang istri mengatakan bahwa suaminya selalu mengalami kegagalan. Menurut
Margaret Colcen, kewajiban terpenting seorang istri adalah memanfaatkan waktu makan bersama untuk
berbicara dangan suami tentang harapan, optimisme, dan keberhasilan.
Bunda Khadijah selalu mampu memberikan semangat untuk Muhammad Saw lewat kata-kata dan
perilaku yang menarik. Ungkapannya berisi daua hal:
1. Meyakinkan kepada suami bahwa perjuangannya benar dan lurus.
2. Memuji dan menganggap suami mempunyai potensi yang dapat dijadikan modal.
3. Dorongan semangat bahwa usahanya akan berhasil dan menghasilkan.
Jangan lupa, pujian yang tidak berlebihan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pembangkitan
suami.
Mengimbangi kecemasan suami dengan sikap dan tindakan simpatik
Seorang wanita sama sekali tidak dapat membahagiakan suami dan mendorongnya mencapai
keberhasilan, kecuali bila ia tetap kreatif dan mampu menghiburnya. Hendaklah seorang istri benarbenar
memahami bahwa suaminya sangat membutuhkan pandangan yang mendalam dari istrinya
mengenai apa yang dilakukannya.
Harus dipahami oleh seorang istri, kecemasan suami mendorongnya uring-uringan, terkadang marahmarah,
dan emosinya cepat meninggi. Hal ini sangan wajar, sebab, suami sedang mencari pelampiasan
ketegangan. Sebagai istri yang baik, jangan sekali-kali mengimbanginya dengan emosi dan marah juga.
Sikap yang seperti itu, ikut terbawa marah dan emosi, dapat membuat kapal suami yang semakin
menghilangkan kekuatan semangat dan kesabarannya. Yang tepat dilakukan oleh seorang istri adalah
menyarankannya untuk berdzikir kepada Allah dan sholat. Atau, ajaklah dia tidur, supaya
ketegangannya menurun.
Tidak merecoki tekad bulat suami
Tekad seorang suami memerlukan perekat yang kental dari istrinya. Keinginan merecoki tekad suami
adalah akibat istri yang tidak membiasakan belajar bersabar. Yang lebih parah, ketakutan kehilangan
suami dan perasaan cemburu yang tak beralasan membuat istri menghalangi suaminya uintuk maju.
Pandai melontarkan kritik membangun
Kritik yang diberikan seorang istri adalah bantuan berharga bagi seorang suami. Orang yang paling
tahu dan merasakan kekurangan suami adalah istri. Istri adalah orang yang tahu luar dalam suaminya.
Anti campur tangan
Seorang istri cerdas akan menguras pikirannya untuk mencari cara agar suaminya dapat tenang dan
konsentrasi pada kegiatannya. Ia akan membiarkan suaminya berbuat dan mengerjakan pekerjannya
tanpa ikut campur di dalamnya, jika suaminya menginginkan hal itu.
Rela memberikan waktu luas kepada suami untuk konsentrasi pada tugasnya
Seorang suami yang pandai adalah suami yang dapat memenuhi kewajiban tugas dan hak keluarga.
Sedangkan istri yang cerdas adalah istri yang banyak legowo atas hak diri dan lebih mementingkan
kemaslahatan keluarga. “Biarlah dia kurang memperhatikanku, asalkan keutauhan dan kemaslahatan
keluarga terjaga dengan baik,” moto inilah yang biasa dipegang wanita terpelajar.
Susah ga ya diterapkan????