I. Menjadi Guru atau Tidak Sama Sekali “Menjadi guru adalah pilihan yang berani. Berani jadi guru, harus berani pula menjalani segala konskuensinya. Apabila mampu menjalaninya secara konsisten, jalan ke syurga akan menunggu, jika tidak, bahaya menghadang!.” Kalimat ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mengangkat kembali pamor guru yang beberapa waktu lalu mulai memudar. Hari ini
“Wanita merupakan mayoritas penduduk neraka.” Demikian disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah shalat gerhana ketika terjadi gerhana matahari. Ajaib… !! wanita sangat dimuliakan di mata Islam, bahkan seorang ibu memperoleh hak untuk dihormati tiga kali lebih besar ketimbang ayah. Sosok yang dimuliakan, namun malah menjadi penghuni mayoritas neraka. Bagaimana ini terjadi? “Karena kekufuran mereka,”
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. “Ibu, mengapa Ibu menangis?”. Ibunya menjawab, “Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak”. “Aku tak mengerti” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti….” Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. “Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis
Allah Maha Penyayang. Sudah paham kita bahwa kata ‘maha’ pada sifat Allah itu telah menunjukkan bahwa Allah swt tiada tandingannya dalam sifat itu. Tapi tetap saja Rasulullah memperbandingkan sifat kasih sayang Allah dengan sifat kasih sayang makhluk – untuk memberi pemahaman kepada umat bahwa kasih sayang Allah jauh lebih besar dari kasih sayang yang diperbandingkan.
Sebuah metafora lama masih segar dalam ingatan kita. Suatu hari saat diadakan LDKM AL JIHAD SMAN 3 BEKASI seorang mentor memberikan sebuah game untuk para adik kelasnya. Percis didepan ruang wakasek(red. dulu ruang Bapak Basari S.Pd) , ia bentangkan sebuah karpet. Kemudian di tengah karpet tadi diletakkan sebuah Al-Qur’an. Sang mentor membuat sayembara kepada adik
Bismillahirrohmanirohim…. Selalu memberikan masukan kepada suami Tidak jarang seorang suami tidak mengetahui apa yang harus dilakukannya setelah mereka berumah